Bulan suci Ramadhan adalah saat untuk berlatih menjadi manusia bertaqwa kepada Allah. Karena, tujuan utama kewajiban berpuasa adalah agar kita menjadi manusia bertaqwa kepadaNya dengan sebenar-benarnya ketaqwaan. Segala kemudahan untuk berlatih menjadi manusia bertaqwa telah diberikan oleh Allah di bulan suci Ramadhan. Pintu surga dibuka, pintu langit dibuka, pintu rahmat dibuka, pintu neraka dikunci, syaithan diikat dan dibelenggu agar tidak menggaggu hamba-hamba Allah dalam beribadah. Pahala amal ibadah dilipat gandakan, nafsu dan birahi dikekang dengan rasa lapar. Malaikat memberikan dukungan kepada para hamba Allah dalam beribadah. Doa-doa diijabah, rahmat dikucurkan, ampunan diobral. Dan masih banyak lagi anugerah-anugerah Allah di bulan suci Ramadhan.

Sungguh sudah sepatutnya bagi orang-orang beriman untuk memanfaatkan kesempatan emas ini untuk berlatih hingga menjadi hamba yang bertaqwa kepadaNya. Orang yang menang di hari raya adalah orang yang lulus dalam latihan dan ujian. Orang yang menang di hari raya adalah orang yang berhasil menjadi manusia bertaqwa sejati kepada Allah.

Oleh karena itu, demi memanfaatkan kesempatan emas ini, kami Al Hawthah Al Jindaniyah bersama Al Fachriyah menyelenggarakan daurah atau Pendidikan kilat selama 18 hari di bulan suci Ramadhan. Untuk membina para peserta dan melatih agar menjadi pribadi-pribadi yang bertaqwa kepada Allah. Moment Ramadhan adalah moment terbaik untuk berlatih menjadi manusia bertaqwa kepadaNya.

Telah mendaftar sekitar 50 peserta daurah 18 hari selama bulan suci Ramadhan dari berbagai wilayah. Mereka menginap dan mengikuti seluruh kegiatan yang diadakan. Shalat berjamaah, shalat tarawih, qiyamullail dan shalat tahajud berjamaah dengan membaca 1 juz Al Qur’an. Membaca dzikir dan wirid-wirid sehari semalam. Menghadiri kajian-kajian ilmu yang diadakan sehari semalam. Tadarus Al Qur’an dan berdzikir.

Mudah-mudahan Allah menjadikan kita semua sebagai hamba-hambaNya yang bertaqwa kepadaNya dengan sebenar-benarnya ketaqwaan. Dan menjadikan usaha yang kita lakukan membuahkan buah yang sangat manis.

 

Galeri:

 

Kegiatan sehari semalam peserta daurah:

Jadwal kegiatan sehari-semalam peserta Daurah 18 hari Ramadhan 1440

 

10.30                          Bangun tidur dan persipan Belajar

11.00-11.45                Halaqoh Belajar 1 sesuai kelas

12.00-12.30               Shalat Dzuhur berjamaah dan pembacaan wirid

12.30-13.00               Tadarus Hizib Al Qur’an

13.00-14.00               Halaqoh Belajar 2 Bersama Al Habib Ahmad bin Novel bin Jindan

14.00-14.45               Halaqoh Belajar 3 sesuai kelas

14.45-15.15                Halaqoh Belajar 4 sesuai kelas

15.15-15.45                Shalat Ashar berjamaah dan wirid

15.45-17.00                Halaqoh Belajar Rauhah bersama Al Habib Jindan bin Novel bin Jindan

17.00-17.30                Kebersihan, wirid dan persiapan berbuka puasa

17.50-18.00                Berbuka puasa dan takjil

18.00-18.30                Shalat Maghrib berjamaah dan Shalat Tasbih

18.30-19.00                Makan malam dan persiapan Shalat Isya

19.00-19.30                Adzan Isya’, pembaaan Ratib Al Atthas dan Ratib Al Haddad

19.30-20.30                Shalat Isya’ dan Shalat Taraweh berjamaah

20.30-21.00                Pembacaan Madaaih Nabawiyah dan Qashidah Ramadhaniyah

21.00-21.30                Majelis Malam Ramadhan bersama Al Habib Jindan bin Novel bin Jindan

21.30-22.15                Halaqoh Belajar 5 sesuai kelas

22.30-01.30                Istirahat

01.30-02.00                Bangun tidur dan persiapan Qiyamullail dan Shalat tahajud

02.00-03.00                Shalat tahajud dan Qiyamullail dengan membaca 1 juz Al Qur’an

03.15-03.45                Makan sahur

03.45-04.30                Pembacaan dzikir, wirid dan munajat akhirullail

04.50-05.45                Shalat Subuh berjamaah dan pembacaan Wirid

05.45-06.30                Piket kebersihan

06.30-10.30                Istirahat